Encabezado de página

Comentarios del lector/a

Sebatas ilmu Trik-trik bermain domino

Usuario/a anónimo (2018-06-25)


Trik-trik bermain dominobet Tak banyak permainan tradisional yang menstimulasi otak, serta pengaplikasian taktik untuk memenangkannya. Sebagian diantaranya yaitu : catur, koa, gaple/domino, serta remi dengan bermacam variannya. Dari segala permainan itu, domino yang paling aku gemari. Gim ini dapat dikatakan permainan alit (bukan elit), permainan orang kebanyakan. Umumnya permainan ini dikerjakan di kios-kios kopi atau lepau, sembari ngopi dan makan pisang goreng. Tidak terang darimana asal masukan permainan ini, ada yang bilang berasal dari Cina, ada pula yang beranggapan dari Eropa. Yang terang permainan ini sudah dimainkan oleh banyak orang di segala dunia semenjak berabad-abad lampau.

Tak seperti halnya catur yang memerlukan waktu lama dalam satu babaknya, dan cuma dapat ditiru oleh dua orang pemain, domino dapat dimainkan oleh empat orang sekalian dalam tempo yang lebih kencang. Tidak hingga 10 menit, satu babak permainan telah bisa diatasi. Sistem bermainnya-bahkan betul-betul simpel. Para pemain yang duduk secara melingkar, cuma diwajibkan untuk menurunkan kartu di tangan, pantas dengan urutan angka-angka yang tersaji di kedua belah sisi. Bila si pemain tak mempunyai kartu yang ditawarkan, karenanya pemain berikutnya mempunyai hak untuk melanjutkan permainan. Arah putaran permainan pantas kesepakatan para pemain, paralel jarum jam atau arah yang berlawanan.

Permainan domino menerapkan satu set kartu atau batu berbahan acrylic yang berjumlah 28. Kartu, berisi angka-angka yang berpasangan, dari pasangan angka terkecil 0-0 sampai yang terbesar 6-6. Ke-28 kartu dibagi habis secara merata ke empat orang pemain, sehingga masing-masing pemain menerima 7 lembar kartu.

Lain dari gim-gim yang lain, permainan domino mengandalkan kesanggupan rasa dan periksa. Disinilah menariknya permainan domino. Para pemain tak cuma dituntut untuk cakap menghitung (memeriksa) kartu yang telah di bawah, tetapi juga mesti cakap merasa kartu apa saja yang masih ada di tangan lawan, dan di pihak mana kartu itu berada. Menikmati eksistensi kartu betul-betul dibutuhkan, terutama lagi apabila permainan telah menjelang fase akhir. Hakekatnya tidak terlalu susah menebak kartu yang dikuasai lawan, apabila si pemain betul-betul menyimak permainan dan mengamati kartu apa saja yang sudah diwariskan lawan. Kecuali itu membaca kartu yang tak dimiliki lawan, juga tidak keok pentingnya. Dengan menawarkan angka yang tak dipunyai lawan secara berulang, tentu akan menghambat laju langkah lawan.

Dalam regulasi biasa permainan domino, pemain yang dapat menghabiskan kartunya terutama dulu, dianggap sebagai jawara. Padahal pemain kedua, ketiga, dan keempat, akan dihitung sisa angka yang masih dikuasai. Pemain yang mengontrol sisa angka terbesar dianggap sebagai pihak yang keok. Ketika kartu hasil kocokan dibuka, penentuan nasib seketika diawali. Pemain yang banyak memperoleh kartu berangka kembar (balak), boleh dikata kurang mujur. Apalagi jikalau balak yang diperoleh berjumlah besar, seperti 6-6 (12) atau 5-5 (10). Kartu balak dapat menjadi kartu mati, apabila lawan senantiasa menutup keenam kartu lainnya. Umpamanya, balak 6 akan menjadi kartu mati, apabila tiap turunnya kartu 1-6, 2-6, 3-6, 4-6, dan 5-6, senantiasa ditutup oleh pihak lawan. Hal inilah yang menyebabkan tiap pemain akan secepat mungkin menurunkan kartu balak dari tangannya.

Meskipun seperti itu, menerima kartu yang berangka kecil-bahkan, belum tentu kemenangan akan gampang diraih. Umumnya pemain akan lebih bersuka ria menerima kartu dengan angka-angka yang terdistribusi merata, sebab dengan ini si pemain bisa menjawab tiap angka yang ditawarkan lawan.

Pemain yang menerima empat atau lima kartu berseri, menjadi pihak yang paling mujur. Kemungkinan besar ia akan merajai jalannya permainan, sampai kesudahannya meraih kemenangan. Umpamanya, seorang pemain menerima lima kartu berseri 1 : 1-0, 1-1, 1-3, 1-5, dan 1-6, karenanya angka 1 itu akan menjadi kunci untuk meraih kemenangan. Kemujuran tak sebatas itu saja. Pemain yang menerima figur kartu semacam ini, bisa pula mendikte permainan lawan, dengan memberikan kans atau menutup laju lawan yang dia kehendaki.

Teknik lain memenangkan permainan adalah dengan sistem mengadu kartu. Merupakan teknik menghentikan permainan dengan membikin angka kembar di kedua belah sisi. Teknik ini memang mengandung resiko, sebab pemain yang mengadu kartu (pihak penantang) mesti mempunyai sisa angka paling kecil di antara pemain-pemain lainnya. Bila situasi ini tidak terpenuhi, karenanya pihak penantang akan menjadi pihak yang keok.

Kecuali bermain sendiri-sendiri, jenis lain permainan domino ialah https://revistas.udem.edu.co/index.php/economico/comment/view/408/0/10864 dengan sistem berpasang-pasangan, atau bermain mandan. Bermain mandan lazim dikerjakan oleh masyarakat Minangkabau, Aceh, dan Bugis. Mereka menganggap, permainan seperti ini lebih egaliter dan meriah. Bermain dengan sistem ini, tidak satupun orang merasa lebih berkuasa. Sebab kecuali mengamati kartunya sendiri, peserta juga mesti memikirkan nasib kartu mandannya. Hal ini juga akan menurunkan tensi egoisme diantara pemain, sebab si pemain tidak akan dapat menang apabila mandannya bahkan tidak bernasib bagus. Dalam permainan mandan, bantingan kartu, dehem, dan lelucon yang meluncur dari mulut pemain, ialah sebuah kode yang menarik untuk disimak. Kode-kode ini umumnya bertujuan untuk mengacaukan perhitungan lawan. Disinilah seninya bermain mandan, kecuali dituntut mempunyai kesanggupan rasa dan periksa, kelihaian untuk menjatuhkan mental lawan, serta sikap saling pengertian, betul-betul diperlukan untuk mendapat kemenangan.

Banyak pembelajaran yang dapat diperoleh dari perminan domino. Selain halnya di kehidupan sehari-hari, dalam permainan ini kita dilatih untuk bersungguh-sungguh, berpusat tinggi, serta berani mengambil keputusan. Kecuali itu kita juga diajar bagaimana caranya berhitung, memenej nasib, dan meminimalisir sebuah kegagalan. Dari permainan ini pula, kita dapat mengenal karakter para pemain. Apakah dia tipikal yang agresif, konservatif, atau seorang yang bagus hati





ISSN: 2523-6342